cashflowquadrant 1

[Buku ke-3] Rich Dad Cashflow Quadrant

Buku rich dad cashflow quadrant

Buku ketiga yang saya baca berjudul “Rich Dad Cashflow Quadrant”,  selesai saya baca lebih dari seminggu lalu saat artikel ini saya tulis, tapi tidak sempat saya ceritakan di blog ini 😉

Dan baru sekarang bisa saya menulis ceritanya dan sedikit ulasannya hehe. Seperti yang anda tahu bahwa di tahun 2020 ini saya punya target untuk membaca 40 buku, selengkapnya bisa anda baca disini => Target Baca 40 Buku di Tahun 2020

Buku Cashflow Quadrant ini di tulis oleh Robert T. Kiyosaki, penulis buku Rich Dad Poor Dad yang menjadi buku pertama yang saya baca semenjak menentukan target awal Pebruari kemaren.

Buku Cashflow Quadrant merupakan seri lanjutan dari buku pertamanya, yaitu buku Rich Dad Poor Dad atau Ayah Kaya dan Ayah Miskin.

Seperti yang anda tahu di buku Rich Dad Poor Dad bahwa Om Robert menceritakan ajaran-ajaran dari ayah kaya-nya untuk menjadi kaya dan bebas secara keuangan, dan dia juga menceritakan ajaran-ajaran ayah miskin-nya.

Sehingga ajaran-ajaran dari kedua ayahnya sangat berpengaruh terhadap kehidupannya, termasuk dalam kehidupan bisnisnya.

Nah di buku Cashflow Quadran ini, setidaknya ada tiga bagian pembahasan yang diulas oleh Robert T. Kiyosaki.

Bagian pertama, Robert membahas Cashflow Quadran dan segala seluk beluknya, seperti klasifikasi manusia dilihat dari penghasilannya yang memunculkan setidaknya empat kuadran, seperti kuadran E, kuadran S, kuadran B dan kuadran I.

Baca juga:  [Target Baru] Membaca 40 Buku Hingga Selesai di Tahun 2020

E adalah Employee (karyawan), S adalah small business atau self-employed (pemilik usaha kecil atau pekerja mandiri), B adalah business owner (pemilik bisnis), dan I adalah investor.

Yang menarik dan bikin bahagia adalah kita tidak hanya harus di satu kuadran, tapi bisa di dua kuadran, bahkan kita bisa pindah kuadran dari kuadran kita yang saat ini.

Tapi tentu jika kita ingin pindah kuadran, kita juga juga mempelajari ilmunya, beda kuadran beda juga ilmu dan skillnya, dan juga berbeda cara berpikirnya.

Jadi, bukan karena kita bisa pindah kudran, kita dengan mudah pindah kuadran pindah kuadran tanpa tahu ilmu, No, bukan begitu..

Bahkan, justru banyak orang yang tertipu diiming-imingi penghasilan besar, karena tidak tahu ilmu dari setiap kuadran ini.

Bagian Kedua, Robert lebih menjelaskan tentang kita atau tentang manusia, dan bagaimana seharusnya kita bersikap.

Salah satu bab yang menarik dari bagian kedua ini adalah bab delapan yang diberi judul “Bagaimana Agar Saya Bisa Kaya?” dengan tagline yang tidak kalah menarik, yaitu:

“Kalau melakukan apa yang dilakukan orang lain, Anda hanya akan memiliki apa yang dimiliki orang lain”

Selain itu, Dijelaskan juga perbedaan mendasar antara kuadran E dan S, antara kuadran B dan I, antara kuadran S dan B, dan sebagainya.

Kelebihan dan kekurangan dari tiap kuadran juga dijelaskan dengan bahasa yang sederhana, hingga saya ketagihan membacanya 😀

Baca juga:  [Buku Ke-1] Rich Dad Poor Dad – 1 Pelajaran dari Robert T. Kiyosaki

Dan Bagian Ketiga atau Bagian Akhir dari buku ini adalah tentang Bagaimana Menjadi Kuadran B dan I yang sukses.

Seperti yang anda tahu bahwa untuk mencapai kebebasan keuangan, maka kita harus ada di kuadran B dan I, nah di bagian akhir ini dijelaskan dengan terperinci bagaimana langkah menjadi B dan I yang sukses.

Meskipun di buku tersebut tidak dijelaskan langkah demi langkah bagaimana cara B dan cara I, karena memang tiap tempat dan negara kondisinya bisa berbeda.

Akan tetapi, di buku ini Robert T. Kiyosaki mengajarkan kita cara kita berpikir dan cara kita bertindak di setiap kuadran, khususnya di Kuadran B dan I yang memang menjadi tujuan sentral dari buku ini.

Mungkin hanya ini yang bisa saya ulas tentang buku ketiga yang selesai saya baca, meski tidak secara lengkap dan bahkan banya sekali kekurangan, karena memang tulisan ini bukan review ataupun resensi, hanya sekedar bercerita bahwa saya selesai membaca buku ini hehe

Jika anda ingin membaca yang lebih lengkap, anda bisa membaca bukunya 😉

Terimakasih, dan sampai jumpa di buku selanjutnya 😉

Lutfi Hamid

Blogger Newbie - Online Marketer + Tukang Cicil Saham dan Reksadana

Artikel Menarik Lainnya ;-)

Leave a Comment

2 × three =